Senin, 22 November 2010

Pabrik cincau

MAKALAH
PROSES PRODUKSI
Pabrik Cincau Harum Melegit
Disusun Oleh :
1. Alfiani Fitri
2. Devi Mustika S
3. Fitri Apriyanti
4. Mariatul Qibtiah
5. Yanita Permata Sari
Tugas Pengantar Bisnis
Bapak Zuhad Incyaudin
Kelas 1EB19
Universitas Gunadarma
2010

I. PENDAHULUAN
Cincau adalah gel serupa agar-agar yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tumbuhan tertentu dalam air. Gel terbentuk karena daun tumbuhan tersebut mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.
Kata “cincau” sendiri berasal dari dialek Hokkian sienchau yang lazim dilafalkan di kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Cincau sendiri di bahasa asalnya sebenarnya adalah nama tumbuhan (Mesona spp.) yang menjadi bahan pembuatan gel ini. Cincau paling banyak digunakan sebagai komponen utama minuman penyegar (misalnya dalam es cincau atau es campur). Dilaporkan juga cincau memiliki efek penyejuk serta peluruh.
Dalam makalah ini kami melakukan kunjungan ke pabrik cincau yang bernama “Harum Melegit” yang terletak di Jl. Cipinang Muara 3 Jakarta Timur. Pabrik ini didirikan oleh Bapak Zeki Mulyawan sekitar tahun 1998. Awalnya pabrik ini merupakan pabrik tahu tetapi karena ada suatu kendala yang membuat pabrik tahu tersebut gulung tikar maka pabrik ini diubah menjadi pabrik cincau hitam.
Dalam pabrik ini mempunyai 7 orang buruh yang terbagi menjadi 3 orang memasak, 2 orang di bagian transportasi dan 2 orang di bagian administrasi. Di dalam pabrik tidak dibutuhkan ijazah tetapi hanya membutuhkan keahlian dan kerajinan. Sistem pembagian upah berdasarkan keahlian dan diberikan setiap hari. Bagi karyawan yang mempunyai keahlian diberikan upah Rp 35.000/hari. sedangkan untuk karyawan baru diberi upah Rp 28.000/hari. Hasil produksi cincau dipasarkan ke pasar-pasar tradisional maupun di agen-agen besar yang terletak di jalan kapuk. Pabrik ini biasanya menghasilkan 150 bak cincau/hari dan 200 bak jelly/hari. Harga pasaran cincau 1 bak Rp 18.000.
Jam kerja buruh dimulai dari pukul 07.00 WIB – 15.00 WIB. Sedangkan jam istirahatnya pada pukul 12.00 WIB – 13.00 WIB. Dan semua buruh tinggal di pabrik ini. Upah mereka sudah termasuk uang makan, karena di pabrik tersebut hanya disediakan nasi.
Cincau ini banyak dibeli saat bulan ramadhan tiba, karena biasanya cincau banyak dijadikan menu untuk berbuka puasa. Maka penghasilan dibulan ramadhan lebih besar. Sedangkan jika musim hujan pabrik cincau ini sepi pembelinya, dan biasanya pabrik ini mengurangi produksinya.
Kendala yang biasa terjadi adalah para buruh tidak disiplin seperti bermalas-malasan saat berkerja. Rusaknya mesin-mesin seperti mesin air. Keluhan dari masyarakat seperti cincau dan jelly kurang wangi, kurang matang, dan lembek. Hingga sekarang pabrik ini mempunyai 20 pelanggan tetap yang berada di daerah Jakarta.
II. PROSES PRODUKSI
1. Pembuatan Cincau
Komposisi : Daun Cincau, minyak jeruk (orange oil), gula sodium, sagu, pengawet makanan, soda.
Keterangan : a. Daun cincau berasal dari daerah Jawa Timu.
b. Soda berfungsi untuk merebus hingga berbusa sehingga proses menjadi cepat.
Langkah-langkah pembuatan
Tahap 1 : Daun cincau yang sudah kering ditimbang.
Tahap 2 : Daun yang sudah ditimbang kemudian dicuci.
Tahap 3 : Daun tersebut direbus.
Tahap 4 : Hasil rebusan itu disaring dan diambil airnya dan ampasnya dibuang.
Tahap 5 : Masukan air hasil saringan tersebut ke tong masakan.
Tahap 6 : Setelah dimasukan kedalam tong masakan kemudian dicampur sagu.
Tahap 7 : Dimasak selama sepuluh menit.
Tahap 8 : Kemudian dicetak ke dalam bak.
Tahap 9 : Kemudian didinginkan selama 1 jam.
Tahap 10 : Di distribusikan ke pasar.
2. Pembuatan Jelly
Komposisi : Tepung rumput laut , minyak jeruk (orange oil), gula sodium, pengawet makanan,pewarna makanan.
Keterangan : a. Tepung rumput laut tersebut sudah termasuk tepung jelly.
Langkah-langkah pembuatan
Tahap 1 : Tepung rumput laut tersebut ditimbang.
Tahap 2 : Tepung rumput laut itu dicampur oleh bahan lainnya.
Tahap 3 : Kemudian dimasukan ke tong masak.
Tahap 4 : Dicetak ke dalam bak.
Tahap 5 : Didinginkan selama 1 jam.
Tahap 6 : Didistribusikan ke pasar.
3. Analisis
a. Kebersihan pabrik beserta alat-alatnya kurang terjaga.
b. Standard keselamatan kerja kurang diperhatikan, contohnya : Para buruh tidak memakai masker, tidak memakai sepatu keselamatan, tidak memakai sarung tangan, dan alat pelindung lainnya.
c. Produk kurang higenis karena bak-baknya kurang terlihat bersih.
d. Fasilitasnya kurang mendukung.
III. PENUTUP
• Kesimpulan
Setelah kami berkunjung ke pabrik cincau kami minyimpulkan bahwa fasiltas yang terdapat di pabrik tersebut kurang memadai sehingga keselamatan kerja kurang di perhatikan. Tetapi produk cincau yang di hasilkan cukup berkualitas. Karena setiap buruh memiliki keahlian untuk membuat cincau.
• Kritik dan Saran
Menurut kami pabrik tersebut sudah memenuhi standar, akan tatapi kurang di perhatikan keselamtan kerjanya, dan kebersihaan kurang terjaga.
Posted November 20, 2010 by devimustikagunadarma in tugas
Tagged with 

Pengantar Bisnis   Leave a comment

PERSONALIA

Pemanfaatan Sumber Tenaga Kerja Dan Kompensasi

Organisasi
 merupakan wahana untuk mencapai tujuan.Agar supaya pencapaian tujuan ini dapat dilaksanakan dengan baik,diperlakukan fungsi-fungsi. Fungsi adalah tugas-tugas yang dapat dengan segera dibedakan dengan tugas-tugas yang lain.
Macam/ Jenis Personalia
Sesuai dengan funsinya, pada dasarnya didalam perusahaan terdapat dua macam tenaga kerja,yakni:
  1. Tenaga Eksekutif: tugasnya mengambil berbagai keputusan dan melaksanakan fungsi organik manajemen.
  2. Tenaga Operatif: merupakan tenaga terampil, yang menguasai bidang pekerjaannya, sehingga setiap tugas yang dibebankan kepadanya dapat dilaksanakan dengan baik. Ditinjau dari kemampuannya digolongkan menjadi 3 yaitu:
  1. Tenaga trampil (skilled labor)
  2. Tenaga setengah(semi skilled labor)
  3. Tenaga tidak terampil(unskilled labor)
Sumber Tenaga Kerja
  1. Dari dalam perusahaan. Cara ini yang terbaik, terutama bagi perusahaan yang organisasi penalianya sudah teratur, karena dapat dipilih tenaga kerja yang baik.
  2. Teman-teman para karyawan. Penetapan ini digunakan, dengan anggapan bahwa, karyawan tersebut sudah mengetahui kualifikasinya, maka calon akan sesuai.
  3. Lembaga Penempatan Lembaga Kerja. Kantor Penetapan Tenaga Kerja bertugas menyalurkan tenaga kerja yang belum sempat memperoleh pekerjaan.
  4. Lembaga Pendidikan. Dapat dilakukan dua cara yaitu memberikan bea siswa dan meminta langsung kepada lembaga pendidikan tersebut.
  5. Masyarakat Umum. Dilaksanakan dengan cara memasang iklan, Cara ini umumnya biayanya sangat besar.
Seleksi Tenaga Kerja
  1. 1. Penentuan Jenis Tenaga Kerja
    Yang meliputi penentuan prasyarat yang harus dipenuhi antara lain:
    a. Batas minimummaksimum usia
    b. Pendidikan minimal yang dimiliki
    c. Pengalaman kerja yang telah diperoleh
    d. Bidang keahlian yang dimiliki
    e. Ketrampilan lain yang dimiliki
    f. Pengetahuan-pengetahuan yang dimiliki
  1. 2. Penentuan Jumlah Tenaga Kerja
    Penentuan jumlah tenaga kerja, meliputi 2 hal pokok, yakni:
  1. Analisa beban kerja: peramalan penjualan,penyusunan jadwal kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk membuat satu unit barang.
  2. Analisa tenaga kerja untuk menghitung jumlah tenaga kerja yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode tertentu.
  1. 3. Proses seleksi
    Langkah berikut adalah mengadakan seleksi yang pada umumnya meliputi tahap-tahap sebagai berikut:
    a. Pengisian formulir
    b. Wawancara pendahuluan
    c. Psycho-test bertujuan untuk menguji sikap dan kepribadian seseorang.
    d. Wawancara lanjutan
    e. Pengujian referensi
    f. Pengujian kesehatan
    g. Masa orientasi
Pengembangan Karyawan
Bertujuan agar:
1. Tingkat produktivitas bertambah
2. Mengurangi tingkat kecelakaan
3. Mengurangi besarnya scrap(kerusakan hasil)
4. Meningkatkan gairah kerja
Pada dasarnya, terdapat dua metode pengembangan karyawan, yakni:
1. Dilaksanakan di dalam dan oleh perusahaan sendiri
2. Dilaksanakan di luar perusahaan dan oleh lembaga lain
Kompensasi
Imbalan jasa yang diberikan secara teratur dan dalam jumlah tertentu oleh perusahaan kepada para karyawan atas kontribusi tenaganya yang telah diberikannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam masalah pengupahan ini, terdapat tiga macam teori upah ekonomi yakni:
1. Teori pasar
2. Teori standard hidup
3. Teori kemampuan untuk membayar
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Upah
Besar kecilnya tingkat upah bagi buruh, dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
1. Pasar tenaga kerja
2. Tingkat upah yang berlaku di daerah yang bersangkutan
3. Tingkat keahlian yang diperlukan
4. Situasi laba perusahaan
5. Peraturan Pemerintah
Metode Pengupahan
Berikut ini adalah metode-metode yang bisa dilakukan oleh perusahaan:
1. Upah langsung
2. Gaji
3. Upah satuan
4. Komisi
5. Premi shift kerja
6. Tunjangan tambahan
Upah Insentif
Maksud dari upah insentif adalah untuk mendorong karyawan agar bekerja dengan lebih produktif. Karakteristik pokok dari upah insentif yang baik adalah:
1. Harus menunjukan penghargaan kepada karyawan atas produktivitas mereka
2. Harus dapat dipakai untuk mencapai tujuan produktif per karyawan secara layak
3. Tambahan upah yang diperoleh karyawan harus paling sedikit diseimbangkan dengan biaya produksi terendah
Macam-macam Bentuk Upah Insentif
1. Full Participation Plan, upah insentif dimana kegiatan ekstra pada tugas mereka dapat menghasilkan produksi tambahan.
2. Group Insentif Plan, diberikan bila mereka terbukti dapat menunjukkan hasil yang menguntungkan.
Hubungan Perburuhan
Karyawan adalah manusia, yang hak asasinya harus dilindungi. Oleh karena itu di Indonesia diciptakan satu bentuk hubungan antara karyawan dan manajemen yang dikenal dengan hubungan perburuhan Pancasila. Bilamana terjadi adanya ketidak-kesepakatan antara buruh dan manajemen buruh mempunyai senjata yang dapat digunakan untuk menekan pembicaraan antara mereka yaitu:
  1. Boikot, pemboikotan dapat dilakukan oleh buruh.
  2. Pemogokan, cara yang ditempuh oleh buruh, dengan berhenti bekerja, baik dalam waktu singkat, sehingga menurunkan kondisi perekonomian perusahaan.
  3. Penghasutan, cara ini biasanya dilakukan untuk mencegah orang lain menjalankan tugas atau mengajak orang lain untuk ikut mogok.
  4. Memperlambat kerja, memperlambat kerja ini dapat dilakukan oleh karyawan dengan cara mengurangi tingkat produktivitas mereka.
Perjanjian Kerja Bersama
Materi-materi buruh, yang dapat dicantumkan ke dalam perjanjian kerja bersama antara lain.
1. Besarnya gaji yang harus diterima buruh beserta kenaikannya.
2. Tunjangan-tunjangan yang harus diterima.
3. Hak untuk mendapat santunan kecelakaan di tempat kerja.

Kewajiban Buruh

1. Datang bekerja tepat pada waktunya
2. Menjaga ketertiban dan suasana kerja serasi
3. Berusaha meningkatkan produktifitas
Hak Pengusaha
1. Hak untuk mengevaluasi kerja karyawan menurut tata cara yang telah disepakati
2. Hak memberi promosi dan devusu kepada karyawan
3. Hak untuk memecat, sesuai dengan prosedur yang berlaku
Kewajiban Pengusaha

1. Memberikan semua hak karyawan yang telah disepakati bersama
2. Memperlakukan semua karyawan secara adil
3. Memberikan fasilitas-fasilitas kepada karyawan
Macam-macam Perjanjian Kerja
Pada dasarnya terdapat tiga macam perjanjian kerja bersama yaitu:
1. Closed shop agreement
2. Union shop agreement
3. Open shop agreement
Konflik dalam Hubungan Kerja
Beberapa tahap penyeselesaian konflik:
  1. Diselesaikan oleh mandor sebagai wakil perusahaan, bersama dengan wakil buruh dalam bagian itu.
  2. Bilamana dengan cara penyelesaian pertama tersebut mengalami kemacetan, mala masalah tersebut diselesaikan ke tingkat yang lebih tinggi.
  3. Apabila masih terjadi kemacetan masalah ini diselesaikan pada tingkat lebih tinggi lagi.
  4. Apabila masih belum juga terselesaikan, masalah tersebut di bawa ke perundingan antara wakil perusahaan dan wakil buruh dengan penengah.
  5. Apabila masih belum juga dapat diselesaikan, maka penyelesaian tahap terakhir dilakukan oleh Dewan Arbitrasi.
Perantara Dalam Pemecahan Konflik
Terdapat 3 macam cara pemecahan konflik dengan menggunakan perantara, yakni:
1. Konsiliasi
2. Mediasi
3. Arbitrasi
Macam-macam Arbitrasi
1. Arbitrasi sukarela
2. Arbitrasi paksaan
3. Arbitrasi otomatis
Lembaga-lembaga BIPARTITE dan TRIPARTITE
Lembaga bipartite bahwa setiap masalah yang timbul dari hubungan perburuhan merupakan tanggung jawab kedua belah pihak. Lembaga tripartite bahwa setiap masalah yang timbul dari hubungan perburuhan adalah merupakan tanggung jawab buruh, pengusaha, dan masyarakat yang dalam hal ini diwakili oleh Pemerintah.
Mencegah Konflik
Cara-cara yang ditempuh :
1. Melaksanakan lembaga keluhan dengan baik.
2. Mengadakan survey gairah kerja secara rutin.
3. Menyelenggarakan lembaga bimbingan dan penyuluhan.
4. Mengikut-sertakan buruh dalam pengambilan keputusan.

PEMASARAN


PENGERTIAN DAN KONSEP PEMASARAN

Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang di tunjukan untuk merencanakan , menetukan harga , mempromosikan , dan mendistribusikan  barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli potensial .

Penciptaan faedah bagi konsumen

            Pemasara adalah termasuk salah satu kegiatan dalam perekonomian dan membantu  dalam penciptaan nilai ekonomi . selain pemasaran , kegiatan lain yang dapat menciptakan nilai ekonomi  adalah :
v     Produksi yang membuat barang –barang
v     Konsumsi yang mengunakan barang – barang tersebut

Faedah ( utility) adalah kekuatan dari suatu atau jasa untuk memuaskan kebutuhan .
Perusahan dapat menciptkan lima macam faedah , yakin :
1.      faedah bentuk
2.      faedah waktu
3.      faedah tempat

konsep pemasaran

            konsep pemasaran adalah sebuah falsafa bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsuman merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan .

Pendekatan study pemasaran

            Pemesaran dapat di pelajari dengan mengadakan berbagai macam pendekatan , yaitu :
v     pendekatan serba fungsi
v     pendekatan serba lembanga
v     pendekatan serba barang
v     pendekatan serba manajemant
v     pendekatan serba sistem

Pendekatan serba fungsi

            Jumlah dan macam dari fungsi ini tergantung pada macam produk dan  kebiasaan dalam perdagangan dalam perdangan .Adapun fungsi pokok pemasaran adalah
v     penjualan
v     pembelian
v     pengangkuatan
v     penyimpanan
v     pembelanjan
v     penanggungan resiko
v     standardisasi dan grading
v     pengumpulan informasi  pasar

Pendekatan serba lembaga

Pendekatan serba lembaga ini mempelajari pemasaran dari segi organisasi / lembaga-lembaga yang terlihat dalam kegiatan pemasaran lembaga tersebut adalah :
v     penyedian bahan / supplier yang menyediakan bahan kepada produsen
v     produsen yang mengolah bahan menjadi bahan jadi .
v     pembeli saingan
v     pembeli akhir.

Pendekan serba barang

            Pendekatan serba barang atau di sebut juga pendekatan pada pemasaran yang melibatkan studi tentang bagai mana barang – barang tertentu berpindah dari titik produksi ke konsumen akhir atau konsumen industri .

Pendekatan serba Manajeman

            Pendekatan serba manajemen mempelajari pemasaran dengan menitik – beratkan pada manajeman serta keputusan yang mereka ambil .

Pasar

Pengertian pasar adalah orang – orang yang mempunyai keinginan untuk puas , uang untuk barbelanja , danm kemampuan untuk membelanjakannya .
 Macam – macam pasar
Pada pokoknya , pasar dapat dikelompokan ke dalam 4 golongan , yakin :
  1. pasar konsumen
  2. pasar industri
  3. pasar penjual
  4. pasar pemerintahan

Segementi pasar

            Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi – membagi pasar yang bersifat hetrogen dari suatu produk kedalam satuan – satuan pasar ( segmen pasar ) yang bersifat homogen .

Marketing Mix

             Marketing Mix  adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan , yakin : produksi , strutur harga , kegiatan promosi , dan sistem distribusi .

Pengertian barang

 Barang / produk adalah suatu sifat yang kompleks baik dapat diraba maupun tidak dapat di raba , termasuk bungkus , warna , harga , prestise perusahaan dan pengeceran , yang di teriama oleh pembelian untuk memuaskan kepentingan atau kebutuhannya .

Merk
           
Brand suatu nama , istilah simbul ,atau disain ( rancangan) , atau kombinasinya yang di maksud untuk memberi tanda pengenal barang atau jasa dari seorang penjual dan untuk membedakannya dari barang – barang yang di hasilkan oleh pesaing .

Penetuan harga

Arti dan pentingnya harga
Harga adalah sejumlah uang ( di tambah beberapa barang kalau mungkin ) yang di butuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang berserta pelayanannya .

Faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat harga
            Dalam kenyataan , tingakt harga yang terjadi di pengaruhi oleh baberapa faktor , seperti :
  1. kondisi perekonomian
  2. penawaran dean permintaan
  3. elastisi permintaan
  4. persaingan
  5. persaingan
  6. biaya
  7. tunjangan manajer
  8. pengawasan pemeriontahan .

PROMOSI DAN PERIKLANAN

Promosi asrus informasi atau yang ada di buat untuk mengarahkan yang di buat Untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang dibuat untuk mengarahkan kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran .

Beberapa kegiatan yang ada dalam promosi ini pada umumnya ada empat , yaitu :
v     periklanan
v     personal selling
v     promosi penjualan
v     publisitas dan hubungan masyarakat .

Periklanan adalah komunikasi non- individual . dengan jumlah biaya , melalui , lembaga non laba , serta individu- individu .

PERSONAL SELLING , PROMOSI PENJUAL ,
 DAN PUBLITAS

Personal selling adalah interaksi antara individu , saling bertemu muka yang di tunjukan untuk menciptakan , memperbaiki , menguasai , atau mempertahankan yang saling menguntungkan dengan pihak lain .

Bauran pemasaran
Bauran pemasaran adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P yakni
§                     Product (produk)
§                     Price (harga)
§                     Place (tempat, termasuk juga distribusi)
§                     Promotion (promosi)
Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses). Penulis buku Seth Godin, misalnya, juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow.[1]
Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.
Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk pemasaran internet, meskipun di internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulit diimplementasikan diluar dunia internet.







Minggu, 24 Oktober 2010

puisi

“TIADA YANG BERGUNA “

Sebuah kesalahan yang membuat ketidak berdayaan
Ketidak berdayaan yang membuat jadi tak berguna
Kepasrahan , kesedihan , dan kecewaan yang ada pada saat ini
Dan penyesalan itu selalu membayang pada diriku .

            Entah  sampai kapan aku harus begini
            Aku menyesal telah membuat diriku seperti ini
            Dan aku hanya pasrah pada mu ya allah …
            Dan entah apa lagi yang harus aq perbuat .

Begitu bodohnya aku hingga ku tak menyadarinya
Terllu fatal perbuatan yang aku lakukan .
Dan terlalu munafik aku menyebunyikan ini semua .
Ya , allah tolonglang lah hamba mu yang dalam kesulitan , dan tolonglah jernihkan hamba mu ini agar tetap di jalan mu .

By.Fitri 

DIsain dan perilaku organisasi

DISAIN DAN PERILAKU ORGANISASI

PENGERTIAN ORGANISASI

Dalam berbagai aktivitas , kita selalu berkaitan dengan organosasi . tim-tim olah raga dan organisasi sosia;l , kolompok kegamaan ( pengajian , miasalnya ) dan aktivitas –aktivitas pekerjaan , semuanya termasuk oraganisasi , bahkan kelompok – kelompok binatang , seperti lebah , semut , rayap , dan berruk juga mempunyai  organisasi .

Menurut boone dan kurtz , organoisasi didefinisikan sebagai berikut :
Organisasi adalah suatu proses tersesun proses tersesun yang orang – orangnya berinteraksi untuk mancapai tujuan .

            Definisi organisasi itu mencangkup tiga elemen pokok , yaitu :
1.      interaksi manusia
2.      kegiatan mengarah pada tujuan ,
3.      struktur

untuk sebuah perusahaan yang kecil , fungsional pengoraganisasian itu sangat lah sederhana .sebuah toko kelontongan kecil , misalnya , si manajer pemilik memperkejakanbeberapa orang untuk melayani pembeli , menbersihkan , dan mengatur  barang , serta menjaga keamanan toko .

ORGANISASI FORMAL  DAN  INFORMAL

Oraganisasi formal

Organisasi formal  merupakan sistem tugas , hubungan wewenang , tanggunga jawab dan pertanggunga jawaban yang di ancang oleh manajemen agar pekerjaan dapat di lakukan .beberapa faktor yangharus di perhatikan dalam penyusunan sturktur organisasi formal adalah :
1.      wewenang
2.      tanggung jawab
3.      pertanggung jawaban
4.      delegasi
5.      koordinasi

Organisasi informal

            Organisasi informal adalah salah satu jaringan  hubungan pribadi sosial yang miungkin tidak di lakukan atas dasar hubungan wewenang formal .

            Komunikasi  yang terjadi  dalam organisasi informal berjalan dengan cepat dari mulut ke mulut . sistem komunikasi ini di sebut  sistem tanaman rambat. Sentralisasi dan desentralisasi dipakai dalam jemen organisasi manajemen  yang disentralisasi merupakan sebuah sistem yang wewenang serta pengendalaiannya dipegang di suatu pusat, biasanya eksekkutif puncak.
            Beberapa kebaikan organisasi yang disentralisasi adalah (1) bahwa pengendalian yang lebih efektif dapat dilakukan , (2) cenderungmemperpendek jangka pengambilan keputusan, dan (3) kemungkinan bagi seluruh unit untuk mengikuti suatu rencana tindakn yang seragam. Di amerika serikat, organisasi seperti ini banyak dipakai oleh toko serba ada dan toko makanan.
            Sedangkan keburukannya dapat disebutkan di sini antara lain : (1)jika perusahaan berkembang  dengan pesat, maka beban kerja pada eksekutif puncak menjadi terlalu banyak, (2) organisasi yang di sentralisasi hanya memberi pengalaman sedikit pada manajer muda dalam pengambilan keputusan. Penting di ambil oleh manajemen puncak.

            ORGANISASI yang DIDESENTRALISIR

            Manajemen yang didesentralisir suatu usaha sistematisuntuk mendelegasikan kepada jenjang bahwa semua wewenang kecuali yang harus dilaksanakan pada jenjang yang tertinggi.
            Setruktur organisasi formal didasarkan pada analisa dai tiga elemen kunci setiap organisasi , yaitu:

  1. interaksi kemanusiaan
  2. kegiatan yang terrarah ke tujuan
  3. stuktur
manajemen harus mengkordnir kegiatan-kegiatan karyawan untuk mencpai tujuan organisasi
            tujuan sebuah perusahan yang berupa “menyediakan barang yang berkualitas baik dengan harga bersaing kepada konsumen “ tidak dapat menjabar kondisi peralatan produksi yang harus di periksa secara teratur dan diperbaiki jika terjadi kerusakan  .

Hierarki tujuan

            Hieraki tujuan organisasi    berlingkup dari tujuan perusahaan keseluruhan sampai tujuan – tujuan khusus yang ditetepkan untuk masing – masing karyawan .

Depertementalsasi

            Di kebanyakan perusahaan kegiatan ini berupa produksi , pemasaran , pembalanjaan , dan personalia . masing – masing kegiantan di tugaskan ke departemen  atau bagian yang berbeda dalam perusahaan termasuk manajer dan karyawan nya .

Wewenang dan tanggung jawab

             Dengan tumbuhnya organisasi , manajer harus menugaskan sebagian kegiatan fungsi -  fungsi manajerial . tindakan menugaskan kegiatan kepada bawahan ini di sebut pendelegasian .rentang pengenalian ( span of control ) merupakan jumlah optimal bawahan yang dapat di kelolah oleh seorabg manajer .
Faktor – faktor kritis dalam menetukan rentangan pengendalian yang optimal adalah :
  1. jenis pekerjaan
  2. pelatihan karyawan
  3. kemampuan menejer
  4. efektifitas komunikasi

Menghindari pertumbunhann organisasi yang tidak perlu

            Mengapa terjadi kecenderungan untuk menambah karyawan pada tingkat yang lebih tinngi di bandingkan pekerjaan ? menurut parkinson , penyebabnya terletak pada :
  1. keinginan mananjer sendiri untuk membangun “ kerajaan” dengan menambah bawahan .
  2. kerja tulis yang di ciptakan oleh adanya kesempatan kerja dari keryawan tambahan .

Bentuk – bentuk struktur Organisasi
            Bagan yang di maksud dinamakan bagan organisasi atau struktur organisasi , yang menjadi dasar dalam organisasi ini adalah pembagian kekuasaan ( authority ) dan tanggung jawab ( responsibility ) untuk lebih jelas lagi dapatlah kita lihat pada masing – masing bentuk stuktur ortganisasi .
           
            Sebenarnya bentuk organisasi itu bermacam – macam , tetapi pada pokoknya ada empat yaitu : organisasi garis ( line organization ), organisasi garis dan staf 9 line and staf organization ) , organisasi fungsioanal ( funcional organization ) komite ( committee ) , dan organisasi matrik .

Organisasi garis

            Apabila kegiatan yangada sudah sangat kompleks dan luas , tidak mungkin lagi dilakukan oleh satu orang saja . oleh karena itu , organisasi ini baiasanya hanyalah di pakai oleh perusahaan – perusahaan kecil .

  1. kebaikan Organisasi garis
v      Adanya kesatuan dalampemimpin dan pemerintah.
v     Pemimpin dapat lebih cepat dalam mengambil keputusan , sebab tidak perlu membicarakan nya dengan orang lain .
v     Menghemat biyaya sebab pengawasan dari barbagai kegiatan dilakukan oleh seorang saja .

  1. keburukan organisasi garis
v     seriong terdapat birokrasi yang menghambat jalnya perusahaan .
v     tidak adanya spesialisasi menyebabkan tuga yang berat bagi para petugas sering kurang efisien .
v     kurangnya kerjasama di antara masing – masing bagian .

Organisasi gasir dan staf
v     pemimpin lebih leluasa dalam memberikan saran terhadap tugas khusus di luar bagian nya .
v     staf dapat membantu untuk mengatasi baerbagai persoalan sehingga akan memperingan pekerkjaan dan meningkatkan efisien kerja .
v     staf dapat mendidik para petugas.
v     Adanya kesatuan dalam pemimpin sehingga menciptakan aliran kekuatasaan dengan jelas .

b.keburukan organisasi garis dan staf
v     Kadang – kadang staf tidak lagi memberi saran tetapi perintah , sehingga dapat menimbulkan pertentangan dengan manajer pada bagian yang bersangkutan .
v     Staf dapat ikut disalahkan apabila saran yang diberikan tidak memperoleh hasil.

Organisasi fungsional

            Dalam Organisasi fungsional , masing – masing manajer adalah seoarang spesialis atau ahli dan masing – masing kekuasaan penuh untuk menjalankan fungsi  -fungsi yang menjadi tanggung jawabnya . jadi bentuk ini lebih menekankan pada pembagian fungsi.

  1. Kebaikan organisasi fungsional
v     Masing –masing fungsi di pegang oleh orang yang ahli dalam bidang nya ,

  1. keburukan organisasi fungsional
v     tidak ada huungan ngaris langsung daengan atasan

Organisasi komite

            Komite  sering dilakuan untuk mengumpulkan pendapat tentang kegiatan dalam perusahaan . misalnya komite budget ;mempunyai anggota kepala – kepala bagian dalam perusahaan , seperti kepala bagian finansial dan kepala bagian pemasaran .

a.Kebaikan komite
  • merupakan sebuah forum untuk saling bertukar pendapat diantara beberapa aggota .
  • Keputusan ditentukan bersama – sama sehingga dapat memberikan hasil yang lebih baik
  • Menciptakan koordinasi yang lebi h baik

b.keburukan komite
  • Kesulitan dalam mempersiapkan pertemuan karena masing – masing anggota sibuk dangan pekerjaannya .
  • Kehaurusan untuk berkompromi
  • Sering menimbulkan kesimpang- siuran dalam organisasi

Organisasi matrik
            Organisasi matrik , juga disebut organisasi manajeman proyek , dapat didefinisikan sebagai struktur organisasi dimana para spesialis dari bagian – bagian yang berbeda disatukan untuk mengerjakan pra spesialis dari bagian – bagin yang berbeda di satukan untuk mengerjakan proyek khusus .

a.kebaikan organisasi matrik

§         Luwes
§         Memberikan alat inovasi tanpa manggangu struktur organisasi yang ada .
  1. keburukan organisasi

    1. beberapa masalah dapat muncul karena pendekatan ini melanggar prinsip kesatuan perintahaan yang tradisional ( satu alasan untuk masing – masing individul) .
    2. manajer proyek dapat menjumpai kesulitan dalam mengembamgkan timtepadu dari orang- orang yang berasal dari bagian yang berbeda .
    3. konflik dapat muncu antara manajer proyek dengan manajer- manajer bagian lain .

PERILAKU KEORGANISASIAN

            Salah satu  sumber utama dari setiap perusahaan adalah orang atau manusia . prediktor – prediktor penting dalam organisasi kerja meliputi kelompok kerja  ,motifasi , sikap pekerjaan , dan kepemimpinan .

Kelompok kerja

             Kelompok kerja itu merupakan sekumpulan keryawan yang secara bersama- sama mepunyai pekerjaan serupa ( umum ) dan melihat mereka sebagai satu kelompok .`kebutuhan – kebutuhan itu dapat berupa :

1.      kebutuhan berorganisasi
2.      kebutuhan mempertahankan harga diri  dan kepentingan ekonomi , serta
3.      kebutuhan akan keamanan dan perlindungan  .

keanggotaan dalam berbagai kelompok akan bergantung pada banyak hal , yaitu :
  1. keakraban satu sama lain ,
  2. kepentingan bersama
  3. pekerjaan serupa
  4. persahabtan .

MOTIVASI

            Motivasi merupakan motif intern yang menyebabkan orang berperilaku seperti yang mereka lakukan .

Pekerjaan dan sikap jabatan

             Perkembangan teknologi dewasa ini telah m,enyebabkan penggunaan mesin dan peralatan otamatisyang lebih besar . akibatnya , karyawan di pabrik kadang – kadang mengeluh bahwa pekerjaan mereka membosankan . mungkin mereka merasa  tidak memproleh kesepatan untuk menggunakan ketermpilanya . ecenderungan ke arah yang lebih otomatis di bidang menufaktur dan pertanian lambat laun akan mendapat tantangan dariserikat buruh .

Kepemimpinan
           
            Dalam perusahaan kepemimpinan itu berkaitan dengan pengarahan kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan . Ini menjadi bagian penting dalam memahami perilaku kerja .Beberapa penelitian telah memperlihatkan bahwa tidak ada “ satu cara terbaik “ untuk memipin karyawan , dan situasi yang ada .